-=Selamat Datang di Giar Jovian Media=-

Anda baru disini?
Untuk melihat seluruh isi Website ini silahkan klik "Register" dibawah ini untuk mendaftar di Website ini!

Anda telah terdaftar disini?
Silahkan klik "Login" dibawah ini untuk masuk kedalam Website!
Terima Kasih!

Regard's,

:: Giar Jovian ::



 
IndeksCalendarGalleryFAQPencarianAnggotaGroupPendaftaranLogin
IKLAN
ads
Website Founder


December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 
CalendarCalendar

Share | 
 

 Tahajjud - Mutiara di Keheningan Malam

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
PengirimMessage
vengenz01
Academy Student
Academy Student


Jumlah posting : 7
Join date : 01.09.12

PostSubyek: Tahajjud - Mutiara di Keheningan Malam   1st September 2012, 9:57 pm

Mengerjakan Shalat malam adalah salah satu bentuk
dari ketaatan orang-orang shaleh terdahulu. Hal ini dilakukan dalam
upaya untuk meningkatkan kedekatan diri kepada Allah swt. dengan
menyediakan beberapa saat waktu dari sepertiga waktu di waktu malam.
Rasulullah-pun bersabda : Setiap malam Rabb kita turun ke langit dunia,
yaitu pada saat sepertiga malam terakhir. Kemudian Allah berfirman,
“Siapa yang berdoa kepada-Ku pasti akan Aku kabulkan, Siapa yang
memohon karunia kepada-Ku, pasti akan Aku beri dan barang siapa yang
memohon ampun kepada-Ku, pasti akan Aku ampuni”. (berlangsung hingga
terbit fajar). (HR.Bukhari Muslim).















Dengan bermunajah diwaktu malam, kita
akan
merasakan keadaan yang tenang dan nyaman dalam beribadah untuk kita
mendekatkan diri dan memohon pada Allah swt. Bila di siang hari
ataupun sore hari kita
sering memiliki sedikit waktu untuk beribadat shalat wajib yang
terkadang kita seperti terburu-buru mengerjakannya, hanya dalam
beberapa menit saja selesai. Bila dilihat dari waktu mungkin terkadang
kita sudah tidak bisa dihindarkan lagi karena jadwal yang ketat. Tetapi
bagaimanakah caranya dengan waktu yang singkat kita dapat khusyuk
beribadah. Kekhusyuk-an dalam beribadah dapat dilatih tiap hari melalui
shalat-shalat malam atau rawatib lainnya. Dengan membiasakan shalat
sunah, terutama tahajjud, kita akan melatih kesabaran dan ketenangan.
Bila kita sudah dapat membiasakan diri untuk bertlatih tersebut, maka
tidak mustahil dalam kondisi shalat dengan waktu yang sempit dapat
dilalui dengan tenang dan khusyuk, insya Allah. Yakinlah bahwa bila
kita berusaha mendekati Allah, Allah pasti akan lebih mendekati diri
kita bahkan lebih dekat lagi. Allah menciptakan waktu pagi, siang dan
malam agar kita dapat bebas menentukan tambahan waktu kita yang kurang
dalam beribadah untuk menambahkannya di lain waktu.





Mengapa untuk kepentingan dunia kita mampu
menghabiskan waktu berjam-jam sedangkan untuk beribadah kepada Allah
tidak? Terkadang terdengar ironi dan menyedihkan sekali bila untuk
beribadah wajib saja sampai mencuri-curi waktu..menyisihkan waktu yang
sempit sekali, salah satu penyebabnya karena tidak mengawalkan waktu
shalat. Padahal yang memberikan waktu untuk kita hidup itu siapa??..





Masih ingatkah kita bahwa nabi kita Muhammad saw
pada waktu menerima perintah shalat dari Allah , naik ke langit tujuh
dalam Isra’ – Mi’Raj, perjalanan dari Masjidil Haram ke Sidrahtul
Muntaha (langit ke tujuh), balik dengan membawa perintah shalat dari
Allah, tidak lima waktu seperti sekarang ini. Pada mulanya perintah
Shalat lebih dari lima waktu, namun Rasulullah meminta keringanan
sehingga menjadi 5 waktu, karena Rasulullah yakin bahwa ummatnya
khawatir tidak akan sanggup bila terlalu banyak waktunya. Perintah
shalat 5 waktu adalah keputusan terakhir , sehingga tidak dapat
dikurangi lagi menjadi 4 atau 3 waktu shalat. Dengan meninggalkan
shalat shubuh, maka waktu shalat kita menjadi 4 waktu. Bagaimana sikap
kita kepada Rasulullah yang telah berjuang pada waktu itu untuk meminta
keringanan kepada Allah, dengan berharap bahwa ummatnya dapat lebih
ringan melakukannya, tetapi kita malah melalaikannya ? Subhanallah..





Cobalah dengan membiasakan diri bangun untuk shalat
malam atau dimulai ketika akan mendekati waktu shubuh. Dengan berlatih
bangun malam tersebut, Insyaallh kita akan terbiasa dan dapat beribadat
dengan lebih tenang dan khusyuk.Amiin. Biasakan tidur jangan terlalu
larut malam. Sebagai seorang muslim, relakah kita kehilangan waktu
shubuh kita karena tidur malam yang terlalu larut malam?.. Aturlah jam
istirahat malam dengan baik. Jangan lupa sebelum tidur berniat dan
berdoa untuk bangun shalat malam dan shalat shubuh. Insyaallah, Allah
akan memberikan kekuatan dan jalan keluarnya untuk dapat
melaksanakannya dengan rutin. Dengan membiasakan shalat-shalat sunah
yang akan melapisi shalat wajib kita, maka shalat wajib akan terasa
ringan.





Suatu ketika Hasan al-Basri ditanya: Mengapa wajah
orang yang shalat tahajjud begitu nampak berseri-seri: Beliau menjawab:
Karena mereka menyendiri dengan Yang Maha Pengasih dan
Maha Tinggi, maka Allah menutupi mereka dengan cahaya-Nya.





Abu Huraira Radhiallahuanhu‘ menceritakan,
Rasulullah saw bersabda, sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan
adalah puasa sunnah pada bulan Muharram, dan shalat yang paling utama
setelah shalat wajib adalah shalat malam (tahajjud).





Detik-detik malam ternyata begitu mahal, maka janganlah engkau menyia-nyiakannya dengan kalalaian (Hasan Al-Banna).
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
 
Tahajjud - Mutiara di Keheningan Malam
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: Nuansa Islami-
Navigasi: